Perbincangan tentang energi terbarukan sering kali didominasi oleh istilah teknis dan proyek berskala besar, yang pada akhirnya meminggirkan peran kelompok rentan. Padahal, perempuan adalah pihak yang paling dekat dengan penggunaan energi sehari-hari, sekaligus yang paling terdampak saat krisis melanda. Simak diskusi mendalam bersama Megawati Iskandar Putri dari LBH Apik NTB dalam talkshow RRI Mataram. Tonton videonya di bawah ini untuk memahami mengapa transisi energi yang inklusif bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan.
Comments








