Gema Alam dan Pemkab Lombok Barat Perkuat Kepemimpinan Perempuan dalam Transisi Energi Berkeadilan

Share

Di tengah dorongan besar menuju transisi energi yang lebih bersih dan berkelanjutan, satu hal tidak boleh luput dari perhatian: siapa yang dilibatkan dalam proses perubahan tersebut?

Pertanyaan ini menjadi penting karena transisi energi bukan hanya tentang teknologi, infrastruktur, atau target penurunan emisi. Di tingkat masyarakat, transisi energi juga menyangkut kehidupan sehari-hari, peran perempuan, kelompok rentan, serta ruang partisipasi warga dalam pembangunan.

Semangat inilah yang dibawa oleh Gerakan Masyarakat Cinta Alam (Gema Alam) bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam Rapat Koordinasi Program WE for JET yang digelar pada Senin, 5 Februari 2024, di Aula Kantor Bappeda Lombok Barat.

Kegiatan ini menjadi ruang bersama untuk melihat capaian program, memperkuat koordinasi, serta memetakan irisan antara inisiatif masyarakat sipil dan agenda pembangunan daerah. Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Ketua Gema Alam, Haiziah Gazali, perwakilan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah, serta undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Gema Alam, Haiziah Gazali, menyampaikan bahwa program WE for JET hadir untuk membangun kepemimpinan perempuan dan kelompok rentan dalam transisi energi yang berkeadilan. Program ini tidak hanya mendorong pemahaman tentang energi bersih, tetapi juga membuka ruang bagi kelompok yang selama ini kerap berada di pinggir proses pengambilan keputusan.

“Kami bekerja sama dengan Oxfam dengan dukungan DFAT Australian Aid melaksanakan program di Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Barat. Untuk Lombok Barat, program ini sudah berjalan selama enam bulan dan menyasar dua desa, yakni Desa Taman Ayu dan Desa Dasan Geria,” jelas Haiziah.

Di Lombok Barat, kehadiran WE for JET menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas warga, khususnya perempuan dan kelompok rentan, agar dapat terlibat lebih aktif dalam pembangunan desa dan isu transisi energi. Melalui proses pendampingan, masyarakat diajak memahami bahwa energi bukan hanya urusan teknis, tetapi juga berkaitan dengan keadilan sosial, pembagian peran, akses terhadap sumber daya, dan keberlanjutan lingkungan.

Rapat koordinasi ini juga menjadi kesempatan untuk memetakan kontribusi program dengan agenda pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan lainnya. Dengan demikian, inisiatif yang tumbuh di tingkat desa dapat terhubung dengan rencana pembangunan yang lebih luas di Kabupaten Lombok Barat.

Perwakilan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat melalui Bappeda menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program WE for JET oleh Gema Alam. Pemerintah daerah menyatakan dukungan terhadap kegiatan yang telah berjalan di Desa Taman Ayu dan Desa Dasan Geria, serta berharap program ini dapat berkontribusi pada pembangunan daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Kolaborasi antara Gema Alam dan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menunjukkan bahwa transisi energi yang berkeadilan membutuhkan kerja bersama. Pemerintah, masyarakat sipil, komunitas, dan warga desa memiliki peran penting untuk memastikan bahwa perubahan menuju energi bersih tidak meninggalkan siapa pun.

Dari ruang koordinasi ini, pesan penting kembali ditegaskan: perempuan dan kelompok rentan bukan sekadar penerima manfaat pembangunan. Mereka adalah aktor penting yang dapat memimpin perubahan, memperkuat ketahanan komunitas, dan mendorong masa depan energi yang lebih adil bagi semua.

Disadur dari artikel “Gema Alam dan Pemkab Lobar Kolaborasi Bangun Kepemimpinan Perempuan dan Kelompok Rentan” dari Kanal Resmi Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Dapat diakses melalui: https://lombokbaratkab.go.id/gema-alam-dan-pemkab-lobar-kolaborasi-bangun-kepemimpinan-perempuan-dan-kelompok-rentan/

Menyiapkan Transisi Energi dari Akar Rumput: Gema Alam Perkuat Peran Perempuan dan Penyandang Disabilitas di Lombok Tengah

Prev

Dari Mengambil Air hingga Mengambil Keputusan

Next
Comments
Add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan cerita dan refleksi  yang kami pilihkan
Dapatkan cerita dan refleksi  yang kami pilihkan
Dapatkan cerita dan refleksi  yang kami pilihkan
Mari terhubung dengan kami!
Dapatkan cerita dan refleksi yang kami pilihkan